Berita Petani

Petani Serukan Membangun Satuan Tugas Kedaulatan Pangan Nasional Dalam Negara Gotong Royong

Persaudaraan Mitra Tani Nelayan Indonesia (Petani) menyadari bahwa potensi sumberdaya hayati yang tinggi ini, semestinya Indonesia dapat berperan dalam penanganan krisis pangan karena dampak perubahan iklim yang telah digambarkan oleh Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (Food and Agricultural Organization, FAO) pada tahun 2009.

Petani.id

petani.id – Indonesia adalah sebuah Negara kepulauan yang mempunyai iklim tropis dengan keanekaragaman hayati yang paling besar di dunia. Kepulauan Indonesia memanjang dari Sabang hingga Merauke dan dilalui oleh garis khatulistiwa. Negara kepulauan ini mempunyai keanekaragaman hayati yang ada di daratan dan perairan, baik berupa tumbuhan maupun hewan.

Persaudaraan Mitra Tani Nelayan Indonesia (Petani) menyadari bahwa potensi sumberdaya hayati yang tinggi ini, semestinya Indonesia dapat berperan dalam penanganan krisis pangan karena dampak perubahan iklim yang telah digambarkan oleh Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (Food and Agricultural Organization, FAO) pada tahun 2009.

Pendayagunaan lahan dan laut di Indonesia harus ditingkatkan tidak saja untuk mengatasi dampak perubahan iklim, tetapi Indonesia dapat mengembangkan peran sebagai lumbung pangan dunia. Oleh karenanya, pemanfaatan lahan-lahan yang dimiliki oleh Negara dan masyarakat, harus menjadi lahan produktif. Untuk menjadi lumbung pangan dunia, Indonesia harus mempunyai sebuah langkah strategis yang menggerakkan seluruh sumberdaya nasional untuk melakukan fungsi dan peran secara menyeluruh, lintas-sektoral, dan kooperatif pada pengelolaan produksi dan produktifitas pangan di seluruh Indonesia.

 

Satuan Tugas Kedaulatan Pangan Nasional dalam negara gotong royong adalah kerangka dasar strategi nasional menuju terbentuknya Badan Pangan Nasional yang diamanatkan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan, yang mempunyai fokus pada kebijakan dan tindakan yang meliputi:
1. Memacu kuantitas dan kualitas produktifitas pangan berbasis kearifan lokal dengan menggerakkan pertanian-kooperatif(cooperative farming) yang didampingi dengan insentif atas produktifitas pangan yang dihasilkan.
2. Meningkatkan pendayagunaan lahan-lahan yang dimiliki oleh Negara dan masyarakat untuk kegiatan budidaya dan pengolahan hasil-hasilnya dalam rangka swasembada pangan absolut yang didampingi dengan insentif atas penggunaan lahan untuk produksi pangan.

3. Menggalakkan pembinaan kaum muda produktif, baik laki-laki maupun perempuan, dalam rangka mempercepat Regenerasi Petani yang didampingi dengan insentif bagi kaum muda yang menekuni kegiatan budidaya berbagai tanaman pangan, hortikultura, peternakan, perikanan darat, perikanan laut, perkebunan dan pengolahan hasil-hasilnya.
Dalam Negara Gotong Royong, Satuan Tugas Kedaulatan Pangan Nasional merupakan bagian dari tanggung jawab Penyelenggara Negara untuk mencapai Tujuan Nasional sebagaimana tercantum dalam Alenia 4 Pembukaan UUD 1945, yaitu melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial. Mengapa? Karena mencukupi kebutuhan pangan rakyat dengan kualitas yang baik, bergizi tinggi, dan harga yang terjangkau, akan menjadi bagian dari pembentukan generasi bangsa berikutnya yang lebih sehat dan produktif, lebih cerdas dan kreatif, dan lebih tangguh, untuk menghadapi Gelombang Revolusi Industri Jilid IV / 4.0 dengan tantangan kehidupan yang semakin berat dan persaingan yang semakin ketat, khususnya krisis pangan dunia (world food crisis).

(Red: Bidang Propaganda dan Jaringan-Dewan Pimpinan Nasional Petani).

Show More

Related Articles

One Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
WhatsApp chat