Berita petani.id Jawa Tengah

Penetasan Telor Unggas Ala Petani

Ketua DPW Petani Jawa Tengah Dumadi Tri Restiyanto menjelaskan, dari apa yang dipresentasikan oleh Turman menemukan jalan keluar permodalan untuk pengembangan usaha budidaya unggas khususnya budidaya dan penetasan bebek.

Petani.id

petani.id – (Kendal – Kamis, 01/08/2019). Turman adalah seorang Petani Pembudidaya Ternak Unggas yang juga menekuni bidang penetasan telur unggas khususnya bebek. Penetasan telur bebek dengan alat penetas yang dimilikinya ada 8 mesin dan setiap mesin berkapasitas 2000 (dua ribu) telur. Dan kemampuan mesin tersebut bisa menetaskan telur bebek minimal dengam keberhasilan 65 persen (red: %).

“Dengan langkah dan metode ini, telur bebek yang ditetaskan meski DOD (red: Day Of Ducklings) harga Rp. 10.000,- membuat sedikit istirahat.” kata Turman dalam presentasi proses penetasan dengan metodenya saat mengundang Ketua Umum Petani Satrio Damardjati dan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Persaudaraan Mitra Tani Nelayan Indonesia (Petani) Jawa Tengah Dumadi Tri Restiyanto.

Ketua DPW Petani Jawa Tengah Dumadi Tri Restiyanto menjelaskan, dari apa yang dipresentasikan oleh Turman menemukan jalan keluar permodalan untuk pengembangan usaha budidaya unggas khususnya budidaya dan penetasan bebek.

“Yang pertama; Pencarian modal dan bantuan kredit lunak melalui Community Development Center (CDC) PT. Telkom Indonesia salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang menjadi mitra Petani, dibutuhkan modal atau kredit lunak untuk pengembangan mengusahakan indukannya agar diperoleh telur yang cukup serta kualitas terjaga daripada dengan membeli telur yang akan ditetaskan., kedua; menjalin kemitraan yang disarankan Ketua Umum Petani Satrio Damardjati, dengan program kemitraan bagi hasil yang layak dan menguntungkan kedua belah pihak untik meningkatkan hasil yang memadai.” jelas Ketua DPW Petani Jateng Dumadi Tri Restiyanto.

Ketua Umum Petani Satrio Damardjati menambahkan, sangat diharapkan Turman juga wajib mempelopori pembudidayaan unggas khususnya bebek dengan mengajak lingkungan sekitar untuk menjadi sentra pembesaran bebek. Dan ide pengembangan yang berbasis Kelompok Petani dengan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Petani Kabupaten Kendal, Warung Petani Kendal, dan Sekolah Petani Pembudidaya Unggas khususnya bebek yang mampu meningkatkan kualitas Petani Pembudidaya Ternak Bebek mulai dari indukan, penetasan, pembesaran dan budidaya telur bebek.

“Solusi akan diperoleh apabila ada kerja-kerja Kelompok Petani dan kolektif yang bernafas gotong royong.” tutup Ketua Umum Petani Satrio Damardjati.

-. Redaksi: Departemen Propaganda.

-. Liputan / Laporan: Biro Propaganda & Jaringan – DPW Petani Jawa Tengah.

-. Editor: Bidang Propaganda & Jaringam – DPN Petani.

Show More

Related Articles

2 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
WhatsApp chat