Berita petani.id Jawa Tengah

Diskusi Petani Jateng Bersama Kesbangpol Jateng: Petani Go Digital Harus Waspada Terhadap Paham Radikalisme

“Menegaskan kembali bahwa Petani sadar akan peran dalam kehidupan bernegara menjadi sasaran dari berbagai kelompok kepentinham baik ideologi, sosial dan politik karena Petani memiliki jumlah dan potensi yang cukup besar.” tambah Ir. Moyoretno, M.Si., perwakilan DPC Petani Kota Semarang.

Petani.id

petani.id – (#SDMPetaniUnggul – Semarang, 11/12/2019). Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Persaudaraan Mitra Tani Nelayan Indonesia (Petani) Jawa Tengah (Jateng) Dumadi Tri Restiyanto, SE., M.Si., dan Sekretaris DPW Petani Jateng Sutikno beserta perwakilan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Petani Kota Semarang Ir. Moyoretno, M.Si., serta Ketua DPC Petani Kabupaten Grobogan Sonhaji melakukan audiensi di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Pemerintah Provinsi Jateng Jalan Ahmad Yani Kota Semarang Provinsi Jateng.

“Kami (red: Kesbangpol) mengajak Petani Jateng yang memiliki program ‘Petani Go Digital’ agar tidak terpengaruh paham radikalisme yang banyak disebarkan melalui dunia maya atau sosial media. Karena Petani merupakan kelompok yang dianggap oleh masyarakat umum sebagai kelompok terbelakang, lemah dan memiliki pendidikan yang mayoritas rendah, sehingga sangat rawan terhadap sasaran doktrin dan paham radikalisme.” kata Kepala Bagian Ketahanan Bangsa, Bakesbangpol Jateng Siswadi, SH., M.Hum kepada pengurus DPW Petani Jateng dan perwakilan DPC Petani lingkup wilayah Jateng yang hadir di Kota Semarang (Rabu, 11/12/2019).

Ketua DPW Petani Jateng Dumadi Tri Restiyanto menyampaikan kepada pihak Kesbangpol Jateng bahwa pada saat ini DPW Petani Jateng sudah terbentuk dengan 16 struktur DPC Petani de fakto dan 12 DPC Petani de yure. Dumadi juga menerangkan bahwa Petani adalah akar dari lahirnya Pancasila yang digali dan dicetuskan oleh Ir. Sukarno yang merupakan nilai – nilai luhur bangsa Indonesia.

“Petani adalah merupakan pekerjaan yang sudah ada dari leluhur dan nenek moyang bangsa Indonesia. Sehingga hakekat Pancasila dalam kehidupan Petani sudah ada sejak zaman dulu kala. Sehingga siapa saja yang ingin merubah nilai – nilai Pancasila sebagai dasar negara akan sia – sia dan tersingkir dari kehidupan bangsa dan negara Indonesia.” jelas Ketua DPW Petani Jateng Dumadi Tri Restiyanto.

Sementara itu Ketua DPC Petani Kab. Grobogan Sonhaji menjelaskan tentang kegiatan Petani dengan badan otonom yang dimiliki baik Warung Petani, Sekolah Petani dan Post Advokasi, Hukum dan Hak Asasi Manusia (PAHAM) Petani selain itu sebagai bentuk kesadaran lingkungan Petani membangun Hutan Petani Pancasila, dan badan otonom Petani itu sudah ada dan memilik target sesuai Anggaran Dasar – Anggaran Rumah Tangga (AD – ART) Petani serta Peraturan Organisasi (PO) Petani akan dilakukan di seluruh Indonesia sebagai bentuk kerja nyata Petani secara nasional.

“Menegaskan kembali bahwa Petani sadar akan peran dalam kehidupan bernegara menjadi sasaran dari berbagai kelompok kepentinham baik ideologi, sosial dan politik karena Petani memiliki jumlah dan potensi yang cukup besar.” tambah Ir. Moyoretno, M.Si., perwakilan DPC Petani Kota Semarang.

-. Liputan / Laporan: Biro Propaganda & Jaringan – DPW Petani Jateng.

-. Redaksi: Departemen Propaganda – Dewan Pimpinan Nasional Petani.

-. Editor: Bidang Propaganda & Jaringan – Dewan Pimpinan Nasional Petani.

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
WhatsApp chat